Para Santri yang Ikut FASI Diharapkan Tidak Hanya Berprestasi Tetapi Menjadi Generasi yang Berilmu dan Berakhlak
TANA PASER – Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari membuka Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Kabupaten Paser Tahun 2026 yang digelar di MIN 1 Paser dan MTsN 1 Paser, Minggu (27/9/2026).
FASI XIII yang diselenggarakan LPPTKA-BKPRMI Kabupaten Paser menjadi ajang kreativitas dan silaturahmi bagi para santri Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (TKA), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), serta Ta’limul Qur’an Lil Aulad (TQA). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat nasional.
Dalam sambutannya, Wabup Ikhwan mengatakan FASI merupakan kegiatan yang patut dibanggakan karena tidak hanya menjadi pagelaran lomba kreativitas santri, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus promosi edukatif melalui berbagai cabang perlombaan.
“Sudah semestinya Festival Anak Saleh atau FASI ke-13 tahun 2026 dimaknai sebagai salah satu media untuk memperkokoh silaturahim fungsional dalam upaya menopang ukhuwah Islamiyah,” ujar Wabup Ikhwan.
Menurutnya, momentum FASI juga penting untuk memperkuat sinergi antara pengurus LPPTKA-BKPRMI, para pengelola, guru dan santri TKA, TPA maupun TQA, serta seluruh komponen masyarakat yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Wabup juga mendorong penyelenggara agar menjadikan setiap pelaksanaan FASI sebagai momentum evaluasi terhadap kualitas pembinaan santri di Kabupaten Paser. Hasil evaluasi tersebut, katanya, dapat menjadi umpan balik untuk memperbaiki kurikulum dan proses pembelajaran agama di tingkat TK, SD hingga SLTP.
“Pendidikan sangat penting, namun pendidikan berbasis agama jauh lebih penting. Berikan fondasi akidah, bekali dengan akhlakul karimah, lalu biarkan anak muda terbang mencari ilmu, membangun jaringan, merajut masa depan,” katanya.
Ia berharap para santri yang mengikuti FASI tidak hanya mampu berprestasi dalam perlombaan, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak dan memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, daerah, bangsa dan umat.
“Kelak ia akan pulang, menjawab doa ibu ayahnya, dengan membawa ilmu, membawa manfaat bagi kampung halaman, negeri dan umatnya,” pungkas Wabup Ikhwan.(Prokopim)

