layanan@paserkab.go.id +6200000000000

Ground Breaking: Suatang Jadi Tempat Pengembangan Hilirisasi Ayam Petelur Terintegrasi

  • Prokopim
  • Disukai 0
  • Dibaca 0 Kali
Ground Breaking: Suatang Jadi Tempat Pengembangan Hilirisasi Ayam Petelur Terintegrasi

PASER BELENGKONG – Kabupaten Paser resmi memulai langkah besar dalam sektor ketahanan pangan melalui groundbreaking serentak pengembangan hilirisasi ayam petelur terintegrasi. Proyek strategis yang berlokasi di Desa Suatang, Kecamatan Paser Belengkong ini, diselenggarakan oleh Dananrata dan dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat penting, Jumat (6/2/2026).

Disela kegiatan, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Paser, Joko Bawono menyampaikan bahwa, proyek ini diawali dengan pembangunan fasilitas Parent Stock (ayam induk) dengan kapasitas minimal 100.000 ekor per sekali proses produksi. Untuk tahap awal, lahan seluas 10 hektar telah disiapkan melalui kerja sama dengan PTPN, "Hari ini kita lakukan groundbreaking untuk parent stock. Kedepannya, jika ini menjadi kawasan terintegrasi, kita siap memperluas lahan hingga 100 hektar," ujarnya.

​Program hilirisasi ini merupakan bagian dari investasi besar yang dikelola oleh Dananrata. Dari total dana sebesar Rp20 triliun yang dialokasikan untuk 6 provinsi di Indonesia, Kalimantan Timur mendapatkan porsi sekitar Rp833 miliar tahun ini, dengan Kabupaten Paser sebagai fokus utama.

​Beberapa poin penting dari pengembangan ini meliputi, rencana pembangunan 4 unit kandang pullet (ayam remaja) dengan kapasitas ribuan ekor, Paser dipilih mengungguli beberapa kabupaten lain di Kaltim karena kesiapan persyaratan dan dokumen yang lebih lengkap dan selain di Desa Suatang, rencana pengembangan kandang juga akan menyasar wilayah lain seperti Petangis yang memang saat ini sudah menjadi sentra kandang ayam petelur Kabupaten Paser.

​Sekda Paser, Drs. Katsul Wijaya, M.Si., menyambut baik inisiatif ini dan berharap hilirisasi ayam petelur dapat menekan angka inflasi serta memenuhi kebutuhan telur lokal secara mandiri. Program ini juga diproyeksikan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar dan memperkuat posisi Paser sebagai penyangga pangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Turut hadir, Perwakilan dari Kementerian Pertanian, Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Provinsi Kalimantan Timur, Asisten di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser, Kepala Perangkat Daerah Terkait, perwakilan dari PTPN IV Regional V Kebun Pandawa serta Perumda Prima Jaya Taka. (Prokopim)


112 Kabupaten Paser