Warga Rantau Buta Bilang Jaringan Lelet, Bupati Fahmi Ambil Tindakan
Warga Rantau Buta Bilang Jaringan Lelet, Bupati Fahmi Ambil Tindakan
Rantau Buta – Disela peresmian jembatan Sei Kasungai, masyarakat Desa Rantau Buta keluhkan kondisi jaringan internet yang tidak stabil atau lelet langsung mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten. Senin, (01/06/2026).
Menanggapi aspirasi warga tersebut, Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, bergerak cepat dengan menginstruksikan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostaper) untuk segera mengambil langkah penanganan.
Bupati Fahmi menegaskan bahwa kestabilan jaringan internet di era digital saat ini merupakan kebutuhan krusial, baik untuk mendukung roda perekonomian desa, pelayanan publik, maupun sektor pendidikan anak-anak di Desa Rantau Buta, "Kami sudah mendengar keluhan dari warga Desa Rantau Buta mengenai jaringan yang sering tidak stabil. Saya minta Kepala Diskominfostaper beserta jajarannya untuk segera turun tangan dan mengatasi masalah ini agar aktivitas digital masyarakat tidak terganggu," ujar Bupati Fahmi.
Lebih lanjut, Bupati Fahmi secara khusus meminta agar ada peningkatan kapasitas bandwidth di wilayah Desa Rantau Buta. Menurutnya, penambahan kapasitas ini menjadi solusi utama agar jaringan internet yang diakses oleh masyarakat bisa jauh lebih kuat dan stabil.

Merespon instruksi cepat dari Bupati, Kepala Dinas Kominfostaper menyatakan kesiapannya untuk segera menindaklanjuti permasalahan tersebut di lapangan. Pihaknya mengaku akan langsung membangun komunikasi dan berkoordinasi dengan pihak penyedia layanan telekomunikasi. Pertama, akan melakukan koordinasi intensif dengan PT Telkom selaku penyedia infrastruktur jaringan. Kedua, meningkatkan kualitas sinyal dan memastikan penambahan kapasitas bandwidth dapat segera terealisasi. Ketiga, berkomitmen untuk mengawal proses teknis di lapangan hingga masyarakat Desa Rantau Buta dapat menikmati fasilitas internet yang layak dan stabil.
Dengan adanya langkah agresif dari Pemkab Paser dan kerja sama dengan pihak Telkom, diharapkan dalam waktu dekat kendala blank spot atau sinyal lemah di Desa Rantau Buta dapat segera teratasi, demi terwujudnya pemerataan digital hingga ke pelosok desa. (Prokopim)

