layanan@paserkab.go.id +6200000000000

RODA PANGAN Diluncurkan Perkuat Akses Pangan Desa

  • Prokopim
  • Disukai 0
  • Dibaca 13 Kali

TANA PASER – Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menghadiri Launching Inovasi RODA PANGAN (Revitalisasi Outlet Pangan Desa melalui Akselerasi Pangan) sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Paser dan Perum BULOG, di Ruang Rapat Sadurengas, Kantor Bupati Paser, Senin (7/9/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Fahmi Fadli menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu pondasi penting pembangunan daerah. Menurutnya, ketersediaan pangan harus diiringi dengan akses masyarakat terhadap pangan yang aman, bergizi, beragam dan terjangkau.
Berdasarkan pemutakhiran Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) Kabupaten Paser Tahun 2025, masih terdapat enam desa yang masuk kategori rentan rawan pangan. Dua desa, yakni Rantau Layung dan Keladen, berada pada Prioritas 1 dengan kategori sangat rentan. Sementara Rantau Buta, Labuan Kalo, Selengot dan Kayungo Sari berada pada Prioritas 2 dengan kategori rentan.

“Saya meminta Dinas Ketahanan Pangan memberikan rekomendasi terkait persoalan yang harus dituntaskan di enam desa tersebut agar dapat dituangkan dalam program dan kegiatan tahun 2027,” ujar Bupati Fahmi.
Ia menekankan, penanganan kerawanan pangan harus menyasar persoalan dasar di masing-masing desa. Khusus Desa Selengot dan Labuan Kalo, salah satu kendala utama adalah ketersediaan air bersih. Karena itu, Bupati meminta agar teknologi desalinasi air laut menjadi air tawar dapat dijajaki sebagai alternatif solusi.

Bupati berharap keenam desa tersebut menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan 2027, dengan target tidak hanya menjalankan program, tetapi mampu mengeluarkan desa-desa tersebut dari status rawan pangan.
Di sisi lain, Bupati mengapresiasi inovasi RODA PANGAN yang diharapkan dapat memperkuat distribusi pangan di tingkat desa melalui kemitraan Pemerintah Kabupaten Paser, Perum BULOG dan pelaku usaha lokal.
“Saya mengapresiasi program RODA PANGAN ini. Semoga mampu mengatasi persoalan distribusi pangan secara menyeluruh dan berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Paser, M. Arfah, S.STP, mengatakan Roda Pangan dibangun melalui hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dengan Perum Bulog serta para pelaku usaha yang berada di desa.
Menurutnya, program tersebut hadir untuk menjawab persoalan yang masih sering disampaikan masyarakat terkait tingginya harga pangan di desa. Melalui Roda Pangan, pemerintah berupaya memastikan distribusi pangan tidak hanya tersedia di wilayah perkotaan, tetapi benar-benar menjangkau masyarakat di desa.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Paser M. Arfah, S.STP. dan Pimpinan Cabang Bulog Paser Ridhwan M. Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Bupati Paser dr. Fahmi Fadli, Sekretaris Daerah Kabupaten Paser Drs. Katsul Wijaya, M.Si., serta Asisten Ekonomi dan Pembangunan Adi Maulana, S.Sos., M.Si.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan dan distribusi pangan di Kabupaten Paser.(Prokopim)


112 Kabupaten Paser