layanan@paserkab.go.id +6200000000000

Momentum Hari Kebangkitan Nasional Sebagai Penguat Solidaritas Sosial

  • Prokopim
  • Disukai 0
  • Dibaca 11 Kali
Momentum Hari Kebangkitan Nasional Sebagai Penguat Solidaritas Sosial

Tana Paser – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat  ( Pemkes) Setda Paser, Ir. H. Romif Erwinadi, M.Si memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Paser, Rabu (20/5/2026) pagi.
Upacara tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Paser, jajaran TNI dan Polri, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser, organisasi kemasyarakatan, lembaga, serta para pelajar yang mengikuti jalannya upacara dengan khidmat.

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital yang dibacakan Asisten Pemkes Romif Erwinadi menyampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum penting untuk merefleksikan kembali lahirnya organisasi Budi Utomo pada tahun 1908 sebagai tonggak kesadaran berbangsa dan bersatu. Menurutnya, semangat kebangkitan saat itu menjadi awal perjuangan bangsa yang tidak lagi bersifat kedaerahan, melainkan bergerak menuju perjuangan intelektual dan diplomatik demi martabat bangsa.
Ia mengatakan, secara filosofis kebangkitan nasional merupakan proses dinamis yang harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa. Kebangkitan, lanjutnya, adalah keberanian untuk keluar dari ketertinggalan dan ketidaktahuan menuju bangsa yang maju dan mandiri.

Asisten Pemkes Romif juga menyinggung tantangan bangsa di era modern yang kini telah bergeser dari persoalan kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital. Oleh karena itu, tema Harkitnas tahun ini yakni “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” dinilai sangat relevan sebagai simbol perlindungan terhadap generasi muda sebagai penerus bangsa.
Menurutnya, tema tersebut menegaskan pentingnya menjaga dan membangun generasi muda melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Ia menyebut sejumlah program pemerintah seperti makan bergizi gratis, pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan sekolah rakyat dan sekolah Garuda di wilayah afirmasi, peningkatan kualitas guru, hingga penyediaan beasiswa sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Di bidang kesehatan, pemerintah juga menghadirkan layanan cek kesehatan gratis secara masif guna memastikan perlindungan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat. Selain itu, penguatan ekonomi desa dilakukan melalui pembentukan Koperasi Merah Putih yang diharapkan mampu menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa dan kelurahan.
Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital yang dibacakannya Asisten Pemkes Romif mengatakan perlindungan generasi muda di ruang digital melalui pemberlakuan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak. Ia menyampaikan bahwa sejak 28 Maret 2026 pemerintah resmi membatasi akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap media sosial dan platform digital berisiko tinggi sebagai bentuk perlindungan terhadap tumbuh kembang anak.
Menutup amanat Menteri Komunikasi dan Digital, Asisten Pemkes Romif mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional sebagai penguat solidaritas sosial, peningkatan literasi digital, serta penggerak pembangunan yang berorientasi pada kemajuan bersama. Ia menegaskan bahwa kebangkitan nasional merupakan tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia demi mewujudkan kejayaan bangsa di masa depan. ( Prokopim)


112 Kabupaten Paser