Mahasiswa Harus Jadi Motor Penggerak Pembangunan Desa
TANA PASER- Pemerintah Kabupaten Paser resmi melepas mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), program magang, dan student exchange. Acara pelepasan berlangsung di Ruang Rapat Sadurengas, Kamis (9/7/2026).
Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra (Pemkes) Kabupaten Paser, Ir. H. Romif Erwinadi, M.Si. Dalam arahannya kepada para mahasiswa, Romif menegaskan agar momen pengabdian ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, "Jauhkan pikiran bahwa KKN atau magang ini hanya sekadar syarat untuk lulus, melainkan sebagai laboratorium kehidupan yang mana ilmu yang kalian dapatkan di bangku kuliah akan diuji dan diterapkan di dunia nyata," tegas Asisten Pemkes Romif saat membacakan sambutan Bupati.
Ia menambahkan bahwa program ini merupakan bagian penting dalam mencetak SDM unggul, "Jadikan ini sebagai bekal masa depan yang akan membentuk mental, leadership, dan kemampuan problem solving Anda," lanjutnya.
Menyinggung program unggulan 1 Desa 1 Sarjana, Romif menyampaikan harapan besar pemerintah kepada para mahasiswa, "Saya yakin kalian akan menjadi motor penggerak, membawa inovasi pertanian berkelanjutan, dan memajukan perekonomian desa kalian," ujar Romif.
Khusus bagi mahasiswa yang akan bertolak ke Malaysia, Asisten Pemkes Romif berpesan agar mereka jeli melihat peluang ilmu pengetahuan di sana, "Serap ilmu sebanyak-banyaknya di negeri tetangga. Cari yang relevan antara pertanian Paser dengan Malaysia, seperti kemajuan komoditas kelapa sawit, sehingga ilmu yang diperoleh langsung bisa diaplikasikan untuk kemajuan Kabupaten Paser," pesannya.
Terakhir, Asisten Pemkes Romif turut menginstruksikan kepada para Kepala Desa agar merangkul para mahasiswa sebagai mitra strategis, "Bimbing mereka seperti anak sendiri, dan jadikan sebagai motor penggerak partisipasi masyarakat di desa yang saudara pimpin untuk mewujudkan Paser TUNTAS," tutupnya. ( Pr
okopim)

